Sejarah Pondok Pesantren
Pondok Pesantren Daruttaqwa Al-Khairiyah NW Teko merupakan lembaga pendidikan Islam yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Daruttaqwa Al-Khairiyah. Pondok ini didirikan oleh Dr. Hurnawijaya, QH., S.Pd., M.Sy sebagai wujud pengabdian dalam mencetak generasi muslim yang berilmu, beradab, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Sejak awal berdirinya, pesantren ini mengusung semangat ta’dīb (pendidikan adab) sebagai fondasi utama proses pembelajaran. Hal ini tercermin dalam integrasi kurikulum diniyah, tahfiz, dan pembelajaran formal yang disinergikan dalam lingkungan yang kondusif dan bernuansa pesantren.
Seiring berkembangnya zaman, Pondok Pesantren Daruttaqwa Al-Khairiyah NW Teko telah memperluas program kependidikan dengan membuka jenjang pendidikan formal serta program pembinaan santri yang terarah, sistematis, dan berorientasi pada masa depan. Dengan dukungan para asatidz/asatidzah, wali santri, dan masyarakat, pesantren ini terus tumbuh sebagai pusat pendidikan yang berkomitmen mencetak generasi unggulan yang siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri keislaman.
Visi
“Mewujudkan Generasi Muslim Beradab, Berilmu, dan Bermanfaat yang Unggul dalam Akhlak, Prestasi, dan Pengabdian.”
Misi
Untuk mewujudkan visi tersebut, pesantren menjalankan misi sebagai berikut:
-
Menanamkan adab dan akhlak Islami sebagai dasar pembentukan kepribadian santri.
-
Menyelenggarakan pendidikan diniyah, tahfiz dan tajwid yang berkualitas.
-
Mengintegrasikan pendidikan formal dan pesantren dalam satu sistem yang harmonis.
-
Membimbing santri agar mampu berpikir kritis, kreatif, dan berdaya saing.
-
Membangun lingkungan pendidikan yang humanis, religius, dan berorientasi pengembangan karakter.
-
Mengembangkan potensi santri melalui kegiatan ekstrakurikuler, organisasi, dan pembinaan bakat-minat.
-
Menguatkan kemitraan dengan masyarakat, lembaga pendidikan, dan instansi pemerintah dalam rangka penguatan peran sosial pesantren.
-
Menumbuhkan budaya literasi, kemandirian, disiplin, dan keteladanan.